Komunikasi Sebagai Jembatan Menuju Sukses PDF Cetak E-mail
Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2009 tinggal hitungan bulan, beberapa calon presiden secara terus terang mulai bermunculan, banyak ragam asal mereka, mulai dari kalangan sipil, militer, kalangan politikus, pengusaha, intelektual, kyai hingga pensiunan jendral, mantan presiden, mantan capres dan tokoh-tokoh muda.     Dalam wacana diatas terlihat banyak yang dilakukan oleh para kontestan tersebut untuk menjalin komunikasi politik dengan suatu motivasi tertentu terhadap para kandidat yang akan ikut dalam pemilihan presiden (Pilpres). Dalam hal ini komunikasilah alat utamanya untuk saling menjajaki kerjasama antar pemimpin tersebut.            
Beranjak dari hal diatas, kata kunci yang perlu di garis bawahi adalah komunikasi. Dimana komunikasi adalah media utama dalam melakukan sosialiasi dan negosiasi. Dalam perspektif kepemimpinan, ada banyak cara untuk memotivasi orang lain  mencapai sasaran atau menyelesaikan suatu tugas maupun mengatasi persoalan atau tantangan yang dihadapi Salah satu karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuannya untuk memotivasi orang lain dalam mencapai tujuan atau misi dari organisasinya dengan melakukan komunikasi. Seorang pemimpin yang tidak mampu memotivasi dan berkomunikasi dengan orang-orangnya, tidak lebih dari seorang penunjuk jalan, yang tahu ke mana harus pergi tetapi sepenuhnya tidak dapat mengendalikan mereka yang dipandunya.            
Karena itu, komunikasi merupakan hal yang paling dekat dengan hubungan antar mahluk sosial lainnya, sehingga timbul pertanyaan apa sih sebenarnya komunikasi itu? Segala bentuk aktivitas (berbagi pikiran, informasi dan intelejen) yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan menyampaikan pesanya kepada orang lain merupakan tujuan komunikasi, nah sebuah komunikasi yang efektif membutuhkan respect (sikap saling menghargai), empati (sikap untuk saling memahami, mendengarkan), audible (pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh penerima pesan dengan baik), clarity (kejelasan pesan yang disampiakan)  serta humble (sikap rendah hati dalam menyampaikan isi pesan yang akan di sampaikan).
Hukum pertama dalam mengembangkan komunikasi yang efektif adalah sikap menghargai setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang ingin kita sampaikan (rasa hormat dan saling menghargai adalah hukum yang pertama dalam komunikasi dengan orang lain atau respect) ingatlah, pada prinsipnya manusia ingin di hargai dan dianggap penting, walaupuin kita ingin mengkritik atau memarahi seseorang, lakukanlah dengan respek terhadap harga diri dan kebanggaanya. Maka kita dapat membangun kerjasama yang menghasilkan sinergi yang akan meningkatkan efektifitas kinerja baik sebagai tim ataupun individu, karena kita membangun komunikasi dengan rasa dan sikap saling menghargai dan menghormati.                
Relasi dan Komunikasi
Leaders, tidak ada seorang pun di kehidupan ini mampu meraih sukses tanpa membangun relasi dengan cara berkomunikasi dengan orang lain. Setiap kesuksesam memerlukan jembatan kokoh, jembatan kokoh dalam bentuk komunikasi relasi yang baik dengan setiap orang yang Anda perlukan untuk membuat Anda menjadi sukses. Tidak ada kata musuh dalam hal membangun relasi serta melakukan komunisasi dengan orang - orang yang akan menjadi jembatan emas buat sukses Anda.