Terbang melayang seperti elang PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Webmaster   
Senin, 27 Juli 2009 10:43
Terbayang tidak terbang melayang dengan parasut di udara merasakan kebebasan laksana burung elang diatas daratan melayang-layang melintasi perbukitan dengan pemandangan indah menakjubkan serta memacu andrenalin dan jiwa petualang kita, bila anda ingin mencobanya dan tidak takut akan ketinggian, karena diperlukan keberanian melayang dengan parasut di ketinggian 1200 meter dari permukaan laut, olahraga yang satu ini dapat di jadikan salah satu hoby alternatif anda.

Paralayang atau paragliding adalah olahraga dirgantara atau aero sport, seperti gantole, terjun payung, dan aero modeling, yang kini mulai berkembang sangat pesat, Paragliding alias paralayang merupakan permainan yang bisa dijadikan sebagai ajang uji nyali dan memacu adrenalin, karena Anda berada di ketinggian serta melayang-layang di bawa angin.

Untuk dapat merasakan olahraga ini, tidak begitu sulit untuk mencari tempat paralayang yang berada di kawasan puncak, jawa barat, salah satu lokasi yang paling sering dijadikan arena latihan adalah di kawasan Puncak Pass, kawasan wisata Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, merupakan tempat yang cocok untuk para penggemar paralayang, dimana para penggemar paralayang biasanya membawa peralatan dengan menggunakan tas ransel yang beratnya lebih dari 20 kilogram.

Arah perjalanan dari ibu kota jakarta menuju puncak dan singgah di bukit gantole yang berada tidak jauh dari Mesjid Raya di Puncak kita bisa mampir ke sekretariat Mountnear Paragliding Center Jl. Raya Puncak KM 87 Wisata Agro Gunung Mas II Gantolle Jawa Barat, untuk memperoleh sedikit informasi tentang olahraga ini.

Untuk mencoba olahraga yang satu ini Faktor pendukung alam seperti angin dan cuaca sangat menentukan bagi pilot tandem untuk memutuskan bisa terjun atau tidak, biasanya kisaran waktu jam 11 siang hingga jam 3 sore adalah saat yang tepat untuk mencobanya. Kalau hanya ingin sekadar mencoba, anda bisa terbang tandem (berdua dengan pilot) dengan seorang tandem master. “Ada kemauan dan berani, anda sudah bisa merasakan terbang paralayang  bak seperti burung elang “  ujar kang anwar tendem master gunung mas puncak sambil tersenyum manis. Selain angin, cuaca juga jadi faktor penentu, apakah pilot bisa mengudara atau tidak, dimana salah satu petunjuknya dengan melihat bentuk awan yang bisa menandakan baik buruknya cuaca.

Daftar lokasi untuk penerbang olahraga paralayang sesuai dengan tingkat kesulitan 1 atau mudah, dapat menjadi sulit dan membahayakan bagi penerbang paralayang yaitu :

Lokasi Terbang Kelas I (Mudah) antara lain: Puncak, Bogor. Bukit Toga, Sumedang. Gunung Banyak, Batu, Malang. Pantai Timbis, Nusa Dua, Bali. Bukit Kemuning, Karanganyar, Surakarta. Watukandang, Bojonegara, Merak.

Lokasi Terbang Kelas II (Sedang) antara lain: Bukit Kasur, Cipanas, Cianjur. Gunung Haruman, Garut. Gunung Guntur, Garut. Danau Maninjau, Bukit Tinggi. Sipiso-Piso, Danau Toba. Bukit Matan Timali, Palu. Bukit 15, Gunung Dempo, Pagar Alam. Pantai Candi Dasa, Bali. Gunung Batur, Bali.

Lokasi Terbang Kelas III (Sulit) antara lain: Gunung Gajah Mungkur, Wonogiri. Gunung Bromo. Pantai Air Manis, Padang. Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Gunung Merapi, Magelang. Gunung Merbabu, Magelang.

 
Kalau beruntung pas dapat angin bagus anda bisa terbang lebih dari 30 menit bersama master tendem, namun kalau anda ingin betul-betul merasakan terbang solo, anda harus ikut sekolah atau klub, Bincang-bincang dengan salah seorang pengurus untuk biaya sekali terbang tandem (berdua dengan pilot) anda cukup merogoh kocek sebesar Rp. 250.000 ribu /orang, dan Jika ingin mencoba terbang solo di sarankan untuk masuk klub karena anda akan memperoleh pengetahuan dan peralatan yang di butuhkan tanpa harus membeli, biasanya total biaya pelatihan sekitar Rp. 2,5 juta sampai dengan Rp. 4,5 juta untuk 4o kali penerbangan, artinya sekali terbang hanya butuh biaya sebesar Rp. 65.500 atau Rp. 122.500. Angka tersebut sudah termasuk sewa alat, pendidikan awal, dan pendampingan instruktur selama 40 kali penerbangan. Jumlah yang sangat sebanding untuk bisa merasakan asyiknya terbang di udara, wuaaah lumayan mahal memang, tapi asyik juga untuk dicoba....
Paralayang adalah olahraga dirgantara paling murah dan mudah untuk dipelajari.Dalam sejarah olahraga dirgantara di Indonesia, kemunculan olahraga paralayang ini, adalah pengembangan dari olahraga gantole yang lebih dulu berkembang. Namun, setelah muncul paralayang, banyak para pegiat olahraga gantole yang kemudian pindah jalur ke paralayang, olahraga Paralayang mulai digemari di indonesia sejak tahun 1990 an.
Perkembangan olah raga ini berawal di kawasan Eropa pada dasawarsa 70-an, terutama di negara-negara yang berdekatan dengan pegunungan Alpen, antara lain Perancis, Swis, Austria dan Jerman. Selanjutnya berkembang pesat ke bagian wilayah dunia lainnya, misalnya di Amerika dan Asia. Di kawasan Asia Tenggara, perkembangan olah raga ini dipelopori Indonesia yang mengenalnya sejak tahun 1990
Akan tetapi jumlah penerbang maupun peralatan olahraga paralayang ini, masih sangat sedikit perkembangannya. Baru pada tahun-tahun berikutnya perkembangan olahraga ini kelihatan berkembang pesat serta menyebar ke berbagai daerah-daerah di Indonesia. Para penggemar olahraga ini lebih banyak datang dari atlet-atlit pendaki gunung dan yang menyukai tantangan alam. Saat ini di indonesia tercatat sebanyak 17 perkumpulan olahraga layang gantung yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Paralayang merupakan hobi yang memerlukan mental dan keberanian serta biaya yang tidak sedikit. Namun bagi para penggemarnya, kepuasan yang diperoleh lebih dari segala-galanya, bahkan tidak dapat diukur dengan uang.  (Gep).
Apa yang harus di pelajari untuk olahraga paralayang?
Untuk belajar olahraga yang satu ini, paralayang termasuk mudah dan dalam waktu singkat seseorang sudah bisa terbang sendiri atau terbang solo. Selain sehat jasmani dan rohani, serta berat badan minimal 45 kg, maka, Anda sudah bisa melayang-layang sendiri dengan paralayang.

Bahkan saat ini sudah banyak klub yang menawarkan pelatihan singkatnya, yaitu hanya delapan hari saja. “Syaratnya siswa penerbang tidak boleh bolos dan harus belajar terus menerus,” lanjut kang anwar master tendem gunung mas puncak ini..
Selama pendidikan dasar, seorang penerbang pemula akan dibekali beragam teknik melayang dengan paralayang, seperti lepas landas. Dalam paralayang ada dua tipe lepas landas, yaitu alpine launch atau lompat lari yang biasa digunakan di negara-negara Eropa atau di lokasi peluncuran yang landai dan angin yang relatif kecil.

Cara kedua, reverse launch atau lompat balik yang dipakai saat angin berhembus kencang (sekitar 8 sampai

Apa yang harus di pelajari untuk olahraga paralayang?

Untuk belajar olahraga yang satu ini, paralayang termasuk mudah dan dalam waktu singkat seseorang sudah bisa terbang sendiri atau terbang solo. Selain sehat jasmani dan rohani, serta berat badan minimal 45 kg, maka, Anda sudah bisa melayang-layang sendiri dengan paralayang.

Bahkan saat ini sudah banyak klub yang menawarkan pelatihan singkatnya, yaitu hanya delapan hari saja. “Syaratnya siswa penerbang tidak boleh bolos dan harus belajar terus menerus,” lanjut kang anwar master tendem gunung mas puncak ini..

Selama pendidikan dasar, seorang penerbang pemula akan dibekali beragam teknik melayang dengan paralayang, seperti lepas landas. Dalam paralayang ada dua tipe lepas landas, yaitu alpine launch atau lompat lari yang biasa digunakan di negara-negara Eropa atau di lokasi peluncuran yang landai dan angin yang relatif kecil.

Cara kedua,
reverse launch atau lompat balik yang dipakai saat angin berhembus kencang (sekitar 8 sampai 15 mph). Cara ini diterapkan pada lereng yang terlalu curam untuk digunakan berlari langsung.

Posisi pilot akan membelakangi angin yang berembus. Sebelum meluncur, parasut terlebih dahulu dikembangkan. Dalam hitungan detik, pilot akan memeriksa apakah sel-selnya telah terisi angin dengan sempurna, tali-tali parasut dan lainnya.

Selain lepas landas, Anda juga harus menguasai manuver terbang dengan parasut. Ada beberapa manuver yang dikenal, seperti
figure of eight, putaran 90 derajat, putaran 360 derajat, spiral dive (putaran menukik), big ears dan Bee line stall,selain itu anda harus bisa menguasai teknik bagaimana cara mengaktifkan teknik naik atau melayang, menurunkan ketinggian secara cepat serta mengatasi kondisi angin kencang dan lainya.

Sebuah parasut paralayang terdiri dari dua permukaan paralel yang kuat dan saling dihubungkan dengan lembaran-lembaran vertikal. Bagian ini disebut ribs, yang berfungsi sebagai penyeimbang tekanan dan memudahkan parasut mengembang. Di setiap tepi parasut terdapat hampir 70 lubang udara, yang berfungsi untuk keluar masuk udara, dan agar payung bisa mengembang.

Ada dua kelompok tali yang dihubungkan dengan stabilizer, namanya brake atau tali kemudi. Ujung dari tali kemudi dinamakan togel. Di tangan tali kemudi ini kontrol gerak parasut dan rem difungsikan ketika akan dan sudah terbang..

Faktor utama lainnya, adalah parasut harus memperoleh angin dari depan (
face lift) untuk bisa berkembang. Angin ini juga berfungsi saat mendarat. Arah angin dari muka menjadi krusial karena membantu parasut mengembang sempurna

Ada dua tipe angin yang bisa membuat Anda melayang di udara, yaitu dynamic lift atau angin yang berembus dari daratan menuju bukit sehingga dipantulkan ke atas. Kedua, thermal lift, yaitu angin yang tercipta akibat pemanasan daratan oleh matahari sehingga menciptakan udara panas naik ke atas. kecepatan maksimum angin yang masih layak untuk terbang adalah 30 kilometer per jam. (Epenk)

 
15 mph). Cara ini diterapkan pada lereng yang terlalu curam untuk digunakan berlari langsung.
Posisi pilot akan membelakangi angin yang berembus. Sebelum meluncur, parasut terlebih dahulu dikembangkan. Dalam hitungan detik, pilot akan memeriksa apakah sel-selnya telah terisi angin dengan sempurna, tali-tali parasut dan lainnya.

Selain lepas landas, Anda juga harus menguasai manuver terbang dengan parasut. Ada beberapa manuver yang dikenal, seperti figure of eight, putaran 90 derajat, putaran 360 derajat, spiral dive (putaran menukik), big ears dan Bee line stall,selain itu anda harus bisa menguasai teknik bagaimana cara mengaktifkan teknik naik atau melayang, menurunkan ketinggian secara cepat serta mengatasi kondisi angin kencang dan lainya.
Sebuah parasut paralayang terdiri dari dua permukaan paralel yang kuat dan saling dihubungkan dengan lembaran-lembaran vertikal. Bagian ini disebut ribs, yang berfungsi sebagai penyeimbang tekanan dan memudahkan parasut mengembang. Di setiap tepi parasut terdapat hampir 70 lubang udara, yang berfungsi untuk keluar masuk udara, dan agar payung bisa mengembang.
Ada dua kelompok tali yang dihubungkan dengan stabilizer, namanya brake atau tali kemudi. Ujung dari tali kemudi dinamakan togel. Di tangan tali kemudi ini kontrol gerak parasut dan rem difungsikan ketika akan dan sudah terbang..

Faktor utama lainnya, adalah parasut harus memperoleh angin dari depan (face lift) untuk bisa berkembang. Angin ini juga berfungsi saat mendarat. Arah angin dari muka menjadi krusial karena membantu parasut mengembang sempurna
Ada dua tipe angin yang bisa membuat Anda melayang di udara, yaitu dynamic lift atau angin yang berembus dari daratan menuju bukit sehingga dipantulkan ke atas. Kedua, thermal lift, yaitu angin yang tercipta akibat pemanasan daratan oleh matahari sehingga menciptakan udara panas naik ke atas. kecepatan maksimum angin yang masih layak untuk terbang adalah 30 kilometer per jam. (Epenk)
LAST_UPDATED2