Mengapa Setiap Orang bisa dan Mampu Menjadi Pemimpin?
Kepemimpinan tidak sekadar mulai ketika posisi sedang di atas.
Kepemimpinan tidak sekadar mulai ketika posisi sedang di atas.
A Good leader give good order, but the best leader give an example
Sebagai Leader, Anda pasti pernah mengamati. Ada tim yang memiliki performa tinggi, ada yang sebaliknya, dan ada yang biasa-biasa saja. Dalam pengamatan Anda itu, pernahkah terbersit dalam pikiran Anda, mengapa bisa berbeda-beda?
| Golkar: Siapkan Telor Busuk untuk Fraksi Melemah |
|
|
|
| Ditulis oleh Webmaster |
| Minggu, 14 Februari 2010 19:39 |
|
Jika tak ada perubahan, fraksi-fraksi di Pansus Angket Kasus Bank Century akan membacakan pandangan akhir fraksinya terhadap pengucuran dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun kepada Bank Century. Banyak pihak memprediksikan, fraksi-fraksi akan melemah setelah kencangnya tekanan politik, terutama terhadap partai koalisi.
Anggota Pansus asal Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, menjamin, fraksinya akan konsisten dengan pandangan awal yang sudah disampaikan pekan lalu. Persoalan pajak yang mengusik Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, ditegaskannya tak akan mempengaruhi sikap fraksi Golkar. "Bahkan mungkin bukan berkurang kesalahannya. Bisa jadi bertambah. Golkar menjamin 1000 persen kita tidak akan terpengaruh dengan isu pengemplangan pajak, karena urusan pajak itu urusan pribadi. Tidak dengan urusan partai. Siapkan saja telur busuk pada 2 Maret kalau ada partai yang berbeda dengan sikap awalnya," kata Bambang, Sabtu (12/2/2010). Mengenai kabar bertemunya Ical dan Presiden SBY beberapa hari lalu, Bambang tak menyangkal, tak juga membenarkan. Menurut informasi yang didapatkan Kompas.com dari seorang sumber, pertemuan antarkedua tokoh politik berlangsung memanas dan berujung pada tak adanya titik temu. Hubungan Demokrat dengan mitra koalisinya memang memanas belakangan ini. Bambang mengatakan, fraksinya tak pernah mendapatkan tekanan dari pimpinan partai untuk menentukan sikap terkait kasus Century. "Kita tidak ada arahan ataupun tekanan dari Ketua Umum kami. Ada atau tidak ada pertemuan dengan SBY, tidak ada pengaruhnya," ujar Bambang. Namun, ia mengakui, menjelang berakhirnya masa tugas Pansus, gerilya-gerilya politik terhadap partai koalisi semakin gencar dilakukan. "Tapi kadang Golkar diundang, kadang PKS diundang, tidak selalu semuanya," kata anggota Komisi III ini.[sumber : Kompas.com] |